Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

100 Hari Jadi Presiden, Trump Luapkan Amarah untuk Media

30 Apr 2017 // 14:15 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

trump

HARRISBURG (suarakawan.com) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump merayakan 100 hari masa kepresidenannya, Sabtu (29/4/2017) dengan melontarkan kritik pedas kepada media di negaranya.

Luapan amarah Trump ini ditumpahkan dalam sebuah acara bergaya kampanye yang digelar di Harrisburg, Pennsylvania, sabtu malam atau Minggu WIB (30/4).

Trump menyerang media yang dinilainya tidak jujur dan tidak kompeten dengan menyebar berita palsu mengenai pencapaian pemerintahannya.

Seperti diberitakan Reuters, Trump menegaskan kepada pendukung bahwa dia telah memenuhi satu persatu janji kampanye yang pernah diucapkannya.

Pengusaha kaya raya ini menyebut media layak diberikan nilai F atau gagal untuk liputan soal pencapaian pemeritahannya.

Presiden berusia 70 ini juga menyampaikan kesenangannya dapat menjauh dari Ibu Kota Washington, DC.

“Kumpulan besar bintang Hollywood dan media sedang berkumpul menghibur satu sama lain di acara tahunan gala media AS yang sangatlah membosankan,” ucap dia.

Ucapan Trump itu merujuk kepada acara gala dinner tahunan insan pers AS yang berlangsung ketika dia sedang menggelar acara di Harrisburg ini.

Trump memutuskan untuk tidak menghadiri acara tersebut. Hal ini yang menjadikan dia sebagai Presiden AS pertama yang tidak hadir sejak Ronald Reagan di tahun 1981.

Trump beralasan media telah meliput dengan tidak berimbang. Penilaian itu yang menjadi alasan Trump untuk tidak hadir di acara tersebut.

Diberitakan pula oleh BBC, Taipan real estat ini mengisi acaranya dengan mendaftar keberhasilan pemerintahannya.

Dia menyebut, konfirmasi Hakim Agung Neil Gorsuch, pengaktifan kembali pembangunan pipa Keystone dan Dakota, penyederhanaan regulasi bisnis dan lingkungan dan penguatan penjagaan perbatasan AS.

Mengenai kegagalannya mencabut Undang-Undang Kesehatan AS (Obamacare), Trump menyalahkan Partai Demokrat sebagai biang kerok.

Dia lalu meyakini Obamacare akan segera dicabut di waktu yang tepat. (kc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini