10 Pekerjaan Berbahaya Untuk Paru-Paru Anda

1 komentar 14 views

Sebuah data yang dikumpulkan oleh Departemen Tenaga Kerja di Amerika Serikat menunjukkan bahwa setiap tahun ada 28.000 pekerja mengalami gangguan paru-paru. Dari angka tersebut, 18.000 orang kemudian meninggal dunia.

Yang memprihatinkan, sebagian besar penyebab gangguan paru-paru tersebut sebenarnya bisa dicegah. Dengan memberikan sedikit perhatian, resiko terkena gangguan paru-paru tersebut bisa ditekan.

Berikan perhatian pada kesehatan paru-paru Anda dengan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai jika Anda bekerja pada jenis-jenis pekerjaan sebagai berikut:

  1. Konstruksi. Bekerja di area pembongkaran dan pembangunan gedung beresiko menghirup debu dalam jumlah banyak. Dan itu bisa meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru, mesothelioma dan asbestosis. Asbestosis adalah suatu penyakit yang bisa menimbulkan jaringan parut yang kaku di paru-paru karena menghirup debu asbes. Jika Anda bekerja di bidang ini sebaiknya selalu menggunakan respirator (masker model babi) dan mengurangi merokok.
  2. Manufaktur. Para pekerja di bidang ini bisa terkena debu, bahan kimia, gas dan membuat mereka beresiko terkena chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Pada pabrik makanan, penyedap rasa yang digunakan dalam pembuatan popcorn, wine dan makanan cepat saji  bisa menyebabkan penyakit bronchiolitis obliterans yang merusak dan kadang-kadang mematikan. Cara pencegahannya adalah dengan menggunakan masker penutup muka.
  3. Medis. Petugas medis selalu menggunakan sarung tangan leteks yang seringkali masih mengandung sisa debu putih dari proses produksinya. Ditemukan bahwa 8% hingga 12% pekerja medis sensitif terhadap sisa debu tersebut dan bisa terkena asma tipe berat. Cara pencegahannya adalah dengan menggunakan sarung tangan berbahan non-lateks.
  4. Tekstil. Para pekerja di pabrik tekstil beresiko menghirup udara yang mengandung serpihan kain maupun kapas. Hal tersebut bisa menyebabkan penyakit byssinosis atau brown lung disease. Untuk mencegahnya selalu pakai masker dan  ruangan harus memiliki penghisap debu dan sistem siskulasi udara yang baik.
  5. Bartender. Bekerja sebagai bartender beresiko tinggi terkena gangguan paru-paru karena sering menghirup asap rokok pekat dalam durasi waktu yang lama. Vantilasi ruangan yang baik bisa mengurangi resiko tersebut.
  6. Kue. Bekerja sebagai pembuat kue sangat beresiko menghirup udara yang mengandung partikel tepung bahan kue. Dalam banyak kasus, pekerja pembuat kue sering mengeluh terkena gangguan pernafasan. Penceganannya dengan memakai masker dan ventilasi udara ruangan yang baik.
  7. Otomotif. Salah satu proses dalam industri otomotif adalah pengecatan. Pekerja di bagian ini beresiko menghirup partikel cat yang sangat berbahaya. Cara pencegahannya adalah dengan mengenakan respirator, kacamata, sarung tangan, dan ventilasi ruangan yang baik.
  8. Transportasi. Pekerja di sektor ini beresiko menghirup asap mesin kendaraan dan meningkatkan resiko terneka COPD. Pencegahannya adalah dengan memakai masker.
  9. Pertambangan. Pekerja di sektor ini juga sangat besar kemungkinannya untuk menghirup partikel debu tambang yang sangat membahayakan sistem pernafasan. Pekerja di pertambangan batubara beresiko terkena penyakit pneumoconiosis (black lung – paru-paru hitam). Pencegahannya dengan tidak merokok dan menggunakan respirator.
  10. Pemadam kebakaran. Para pekerja pemadam kebakaran berpotensi menghirup asap dan partikel debu berbagai bahan di area kebakaran. Oleh karena itu para pekerja pemadam kebakaran harus menggunakan alat pelindung diri yang lengkap, utamanya respirator, ketika memadamkan api. (HEALTH.COM/buo)
Satu Respon

Tinggalkan pesan "10 Pekerjaan Berbahaya Untuk Paru-Paru Anda"